Minggu, 03 Januari 2016

Bongkar pasang Iman

Segala sesuatu dimuka bumi ini akan terus berkembang,yang dari kec il menjadi besar ,yang dari bayi menjadi tua .Semuanya kan berubah dari waktu ke waktu.Begitu pula yang kita sebut dengan iman yang selalu berkembang ,tumbuh terus . Iman laksana perjalanan hidup yang terkadang stabil, terombang ambing bahkan terkadang kita meninggalkan iman itu seperti rumah tua yang tak terawat.Iman butuh perawatan yang istimewa.Iman bukan seperti kendaraan yang terkadang harus ganti oli,turun mesin dan perawatan rutin bulanan . Iman hanya butuh “saya tahu dan mau “menjalani apa yang saya inginkan.

Saya puas terlahir dengan “label “ iman pemberian dari orang tua ,mereka tentunya tidak salah dalam urusan iman ,mereka menjadi panutan bagi kelangsungan hidup saya.Warisan yang teristimewa dari orang tua adalah “iman”yang mereka miliki .Ketika masih dalam kandungan , kedua orang tua sudah sertakan kita dalam perjalanan iman ,dalam doa mereka kepada sang ilahi, disaat sembilan bulan dalam kandungan bunda ,mereka berdoa kepada Nya ,memohon kepada Nya .Iman mereka yang menolong saya terlahir dengan apa adanya saya sebagai manusia yang unik.Tidak hanya dalam peristiwa kelahiran dan semuanya selesai , mereka menyertai saya dalam setiap perjalanan karya iman.Iman laksana kebutuhan pokok yang tumbuh berkat tangan .pikiran ,hati dan perbuatan kita yang membuatnya menjadi tumbuh subur. Iman tidak hanya dengan duduk merenungi nasib dikala tertimpah musibah baru kita hendak mencari iman .Iman bukan hanya untuk satu waktu , bukan untuk kebutuhan sesaat.Tak kenal iman maka tak sayang iman.

Ketika tumbuh dewasa menjadi manusia yang sudah bisa berpikir bahkan sudah bisa mengutak atik iman, mulailah kita berexperimen dengan yang namanya “iman “.Ada yang mengatakan “iman” ini sangat sesuai dengan saya ,ada pula berpindah “iman” nya lalu mengatakan iman yang lama tidak sesuai dengan  “iman “ barunya. Ada yang berulang kali gonta ganti iman layaknya memilih pakaian .Bajuku dulu  tampak jadul dan sekarang tampak modis ,iman yang dulu terasa hanya masuk rumah ibadah lalu keluarnya tak terasa apa apa sedangkan iman yang baru masuk rumah ibadah dan keluarnya masih terasa seperti dalam rumah ibadah.Bongkar pasang iman seperti layaknya modifikasi kendaraan.Semua iman menjanjikan keselamatan tapi saya tetap mengingat tentang yang membawa keselamatan itu adalah datang dari kedua orang tuaku yang menyertakan iman mereka dalam hidupku.

Ada seorang sahabat baikku yang datang kepadaku sambil berkisah “ kawan saya baru mengalami musibah beruntun ,ibuku meninggal sembilan bulan yang lalu dan disusul ayahku sebulan kemudiannya ,aku kehilangan pekerjaan dan adikku pindah ke Kalimantan ikut suaminya. Saya sendirian disini .Dan yang terjadi pada  saya adalah saya jatuh sakit ,sempat kurus kering seperti mayat hidup ,sebulan saya berada dirumah sakit .Dalam masa perawatan saya sempat didoakan oleh seorang yang beda imannya dengan saya dan agama itu adalah agama yang kamu imanin .Saya sangat berterima kasih kepadanya yang telah mendoakan saya meski saya sekarang masih setia dengan iman saya .Doa dari yang beda iman untuk saya tidak akan pernah mengubah iman saya .Saya tetap beriman yang sama karna iman yang diberikan orang tua kepada saya adalah baik untuk saya dan mungkin dulunya saya yang kurang beriman dengan iman itu sekarang berkembang menjadi lebih matang.Disaat saya terjatuh, itu karna ujian dari Tuhan dan orang lain yang menolong saya dengan beda iman adalah cara Tuhan untuk menolong saya .Disaat saya terjatuh dan harus bangkit berdiri tentunya harus dengan iman yang sama ,disaat ku dijurang kelam saya bersamanya dan disaat diatas gunung yang tinggi aku tetap bersamanya bahkan didataran yang indah saya kan selalu bersama iman yang sama.Saya tidak akan meninggalkan imanku .

Iman bukan tentang jagonya atau hebatnya seorang pengkotbah berkisah tentang kasih Tuhan ,atau Iman bukan tentang hebatnya seorang yang mampu mengubah arah iman terbaru saya, penawaran terbaik dari Tuhan yang saya imani hanyalah “percalah pada Ku  “ yang kubutuhkan “bukan untuk mengubah iman orang lain tuk menjadi bagian dalam iman saya tapi memberikan imanku untuk orang lain tanpa mengubah iman sesorang” Kemerdekaan beriman.


============ untuk bathinku ======================

Jumat, 23 November 2012

Miskin boleh harta ..tapi cinta mesti selalu on fire

Siapa bilang anak petani ...jelata ...miskin segalanya nggak bisa garisin sendiri jalur  nasibnya.....coba simak saja kisahku ini .
Ayahku seorang petani miskin hanya ngadalin lahan kering yang ditanam jagung pada musim hujan dan hanya panen setahun sekali . Enam bulan berkebun dinah yang luasnya cuma 30 are dilahan bebatuan .Tiap pagi subuh jam 4.30 ibuku sudah terjaga dari tidurnya,dibawanya baskom sambil duduk ditepi pantai menanti para nelayan kembali dari melaut.Menjual ikan dengan keutungan perhari 5 ribu rupiah  atau kadang keuntungannya hanya berupa sisa ikan yang tidak laku.Ada sahabat kecilku yang mungkin dia tidak sadar kalo dia melakukan hal yang sangat menyakiti perasaan saya " Kamu orang miskin ....nggak boleh ikutan nonton tivi disini !" .Maklum ditahun 70 an bahkan tahun 80 an hanya satu atau dua rumah yang memiliki barang mahal ini.Atau disaat saya masih dibangku sekolah menengah pertama masih ada yang nyeletuk " woeee liat liat apa ....!" hemmm rasanya hanya dengan melihat meraka dikiranya saya kepingin akan harta mereka. Untungnya sang ayahku punya teori orang miskin yang saya contek dari dulu " Kalo makan belum benar...jangan pernah pake baju baru ... orang lain juga tahu kalau kita ini orang miskin .....!!

Segala daya upaya untuk bertahan hidup dari mebuat bata merah,pikul batu hutan,nyelam karang laut ,jual buah kelapa atau minyak kelapa dilakoni untuk memperpanjang hidup ini, Jangan pernah merasa terhina dengan nasib hidup..itulah wejang ampuh dari ibuku .

Perlahan kuputuskan untuk merantau karna pikirku nggak mungkin jadi PNS lha wong bapaku petani nggak karuan gitu mana bisa saya nyampe di PNS ...maklumlah era itu kong kali kong ..dengan istilah kalo bapaku polisi ya anakku akan jadi polisi ...atau kursi PNS ku akan diwariskan ke anakku ....Ternyata dunia rantau kutemukan hidup baru...semua pekerjaan kulakoni ..dan untungnya semuanya berkat semangat berjuang ...kataku ..bila ada seorang perantau jika seusai kuliah lalu pulang kampung selamanya maka ku katakan sesungguhnya dia telah gagal di rantau....ya ..itu urusan pikiran ku ya....

Saya sangat bersyukur dengan didikan kedua orang tua yang selalu menerapaka  cinta kasih ...doa... dan persahabatan sejati ..yang membuatku bertahan hidup hingga sekarang.....pesan mamaku...kalo sudah berhasil jangan lupa doa untuk mama ......hemmmm mama ...ayahhhh itulah masa terindah yang kumilik bersama kalian dan jika terulang kembali ...akupun masih sanggup dengan garis hidup itu.....

Pernahkah cinta mendua...................

############################################################################
kata orang begitu banyak ujian diusia pria mengijak 40 tahun.Ada yang mencoba menutupi masa indah ini .Sulit dikatakan bahwa nyaris tidak ada orang yang akan menolak masa puber ke dua .Hemat kata ya mari berjujur rialah,silakan tersenyum bila membaca ceritaku ini.
Ada seorang wanita initial R menghampiri kehidupan saya ,katanya penggemar berat ...pengagum utama di tulisan Puisi 365 hidupku,saya pun tersenyum indah mungkin kata malaikat yang dikananku " please jangan tergoda !" lalu malaikat di tangan kiriku dengan sigap " ini kesempatan mu ..nggak bakalan terulang lagi yang namanya ginian ...sikat saja ...!!" .Kata hati tertinggal diam layaknya macan ompong ,kepala mata hati pikiran lupa daratan jadi pada ikutan berenag sumuanya . Haaaaaaaaaa  enjoy enggak ya pikirku. " Kalau nggak sampai tergoda bakalan hilang pengalaman hidup ni !! " . " kalaupun tergoda ya.....nyemplung aja sekalian ni ...ya pintar pintar ngelirik sana sini !!". Dua sisi kehidupan taka ada yang sama ,ada yang mampu jujur dengan dirinya dan ada yang suci lahir hitam bathin haaaaa.Apa ajalah yang mampu di cernakan ya dicoba pikirkan saja dulu.

Pada awal satu dua hari terasa begitu menantang ," heeemmmmm yang ginian nggak boleh terlewatkan ni ,". Pikirku dan sejumlah kata kata indah turun dari langit dan terbenam dibenakku ,semuanya terlontarkan layaknya ksatria dimedan tempur ,kata roman tak habis ajal diujung lidah, poles sana sini asal yang lawan jenis senyum dikit aja dunia langsung berubah wujud.

Bisa dikatakan manusiawi kan? Mata Hati Pikiran pada kompak semua ....ya apa boleh dikata mau nyalahin siapa kalo yang namanya keroyokan kayak gini,Pengalaman dibagian ini sangat misterius...dag dig dug jantung sampai rona wajahpun mampu berubah kala jumpa kisah seperti ginian.

Jangan bilang bilang siapa ya kalo saya nulis ginian ...entar bisa berabe nasibku haaaaa otak dengkul setengah jadi ....dunia boleh berubah tapi mata hati pikiran cobalah untuk setia .....kata pujangga tengik....kalo so jatuh cinta....telanjangilah cinta sampe rontok semua ubanmu ....yo wesss sa karebmu dewe yo.....

#################################################################################

Kamis, 22 November 2012

Satu Cinta dirumahku

Ku ingin satu cinta
dengan sang istriku
dengan kasih sayang tertuang dalam hari hari bersama

Ku ingin tak ada orang lain merasakan sayangku
cuma sang istriku
dengan segala sayangku padanya

Takan ku gadai kasihku untuk setumpuk karung emas cinta
cuma keluarga kecilku
dengan anak anakku sayangku bersamamu

Daily Horoscope and Zodiac

Daily Horoscope and Zodiac

Di toko Rohani Pak Joko

Ku pacu motorku dengan kecepatan sedang mengitari jalan Cokroaminoto Denpasar ,cuaca agak panas walau masih pukul 09.20 pagi.Kepadatan lalulintas bersamaan dengan ramainya aktivitas penghuni Denpasar nampaknya membuatku harus bersabar .Di Gang No 44 ku parkir  si merah ku .

Di balik daun pintu dengan tatapan yang tajam memandangku  ...." Pagi Nak ...mau cari apa ...! " pagi bu !" balas ku  " mau cari salib dengan kalung yang agak besar bu '"." oh ...ada Nak ...ada..ada ...silakan masuk ..sini sini ..." . Wanita tua yang mungkin sebaya dengan ibuku dengan senyum hangat ...ramah ...dan sekejap saya pun teringat akan almarumah ibuku ." Oh...Tuhan ....aku kehilangan sayang yang hangat seperti ini ..!" ucapku dalam hatiku.Satu persatu salib dikeluarkannya ,dengan lensa cembung digunakannya untuk mengecek harganya ." Maaf Nak ...ibu sudah tua ...nggak bisa lagi ingat harga barang semuanya ...pelan pelan nggak apa apa ya Nak ..." sahutnya. " Oh ya bu nggak apa apa bu...santai saja saya masih punya banyak waktu hari ini " Ingatku selama toko yang pernah saya temui mungkin hanya ini yang ter paling ramah .Terasa seperti dilayani ibu sendiri " Nak duduk saja disini ..ibu ambil contoh patung kanak Yesus ya .." " ya bu...".jawabku dengan senyum .Hari hariku tanpa  sentuhan manis seorang mama karna sudah sekian lama hidup diperantuan .

Sejenak kutatap semua patung kudus yang tersusun rapi .satu persatu nama patungnya dijelaskan padaku .
" Tuhanku betapa ku merindukan mamaku ....yang  senantiasa mendekapku ...bercerita ditangga rumah ..." nafas panjangku kutarik hingga enggan kulepaskan .

"oke bu ...saya ngambil kalung salib kayu itu saja ya " " Ya nak ...tunggu ibu bungkus dulu ya " senyum dan aroma kasih sayangnya terasa sangat kental dan pikirku betapa bahagianya para anak anaknya yg memiliki seorang ibu seperti ini.

Sepanjang jalanku hingga di kantor selalu terkenang mamaku ....kulantunkan lagu " Kepadamu  Bunda Perawan anakmu berseru,hendaklah mohon kasihan di hari pestamu  .." . Derai air mataku mengalir dibalik kaca helm motorku ...teringatku padamu mama Mia ku tersayang ......." Mama ....rinduku...sayangku ..kangenku ....padamu ...doakanlah aku yang masih berkelana dibumi ini .....